• Skip to main content
  • Skip to header right navigation
  • Skip to site footer

Water Sport by Wira Tour Bali

Anak perusahaan Wira Tour, menawarkan aktivitas liburan di Bali

  • Home
  • Paket
  • Watersport
    • Banana Boat
    • Parasailing Adventure
    • Jet Ski
    • Seawalker
    • Wisata Pulau Penyu
    • Rolling Donut
    • Snorkeling
    • Flying Fish
    • Flyboard
    • Intro Scuba Diving
    • Wakeboarding
  • Rafting
    • Harga Rafting
    • Ayung Rafting
    • Telaga Waja Rafting
    • Melangit Rafting
  • Adventure
    • Naik Unta Nusa Dua
    • Naik Unta Kelan
    • Naik Kuda
    • Naik Gajah Ubud
    • ATV Ride
    • Bersepeda Kintamani
    • Bounty Sunset Dinner Cruise
    • Quicksilver Cruise
    • Lembongan Reef Cruise
  • En
Keluarga dengan stroller di jalur teduh untuk destinasi ramah anak di Ubud

Destinasi Ramah Anak di dan Sekitar Ubud

Anda di sini: Home » Destinasi Bali » Destinasi Ramah Anak di Ubud
Tanggal Terakhir Diubah: 23 Mei 2026 by Wayan Suadnyana Kategori: Destinasi

Destinasi ramah anak di Ubud tidak selalu berarti tempat yang paling populer. Jika membawa anak, Anda perlu membandingkan usia anak, jarak jalan kaki, panas, tangga, stroller, toilet, waktu makan, dan risiko anak cepat lelah.

Beberapa tempat berada di pusat Ubud, sementara lainnya berada di sekitar Gianyar, Taro, Tampaksiring, atau area searah dari Ubud. Karena itu, pilihan yang paling cocok untuk keluarga tidak hanya bergantung pada nama tempat, tetapi juga waktu tempuh dan tenaga anak.

Halaman ini membantu Anda membandingkan destinasi ramah anak di dan sekitar Ubud. Ada tempat yang lebih cocok untuk balita, ada yang lebih nyaman untuk anak usia sekolah, dan ada yang lebih masuk akal untuk remaja atau keluarga multi-generasi.

Panduan ini bukan daftar tempat wisata Ubud umum. Fokusnya adalah membantu orang tua memilih tempat yang paling sesuai dengan kondisi keluarga. Jika fokus Anda adalah biaya, baca juga panduan tempat wisata gratis dan murah di Ubud.

Keluarga dengan stroller di jalur teduh Ubud untuk destinasi ramah anak
Jalur teduh membantu keluarga membawa anak kecil. Photo by Agung Pandit Wiguna.

Baca versi bahasa Inggris: Things to Do in Ubud with Kids, untuk pembaca yang lebih nyaman membaca panduan keluarga Ubud dalam bahasa Inggris.

Daftar isi[Sembunyikan][Perlihatkan]
  • Panduan Cepat Membandingkan Tempat Wisata Anak di dan Sekitar Ubud+−
    • Paling mudah untuk keluarga
    • Bagus, tetapi perlu perhatian
    • Lebih cocok untuk anak besar atau kunjungan setengah hari
  • Pilih Berdasarkan Usia dan Kondisi Keluarga+−
    • Balita
    • Anak 5 Sampai 10 Tahun
    • Remaja
    • Keluarga Multi-Generasi
  • Perbandingan Destinasi Ramah Anak di Ubud dan Sekitarnya+−
    • Bali Zoo
    • Bali Bird Park
    • Ubud Monkey Forest
    • Campuhan Ridge Walk
    • Tegalalang Rice Terrace
    • Tegenungan Waterfall
    • Puri Ubud dan Pura Taman Saraswati
    • Goa Gajah dan Tirta Empul
    • Mason Elephant Park
    • Bali Safari and Marine Park
    • Kemenuh Butterfly Park
  • Kombinasi Tempat yang Masuk Akal untuk Keluarga+−
    • Satwa dan Edukasi
    • Ubud Pusat yang Ringan
    • Sawah dan Budaya Pendek
    • Alam Ringan
  • Checklist Cepat Sebelum Memilih Tempat
  • FAQ Tentang Destinasi Ramah Anak di dan Sekitar Ubud

Panduan Cepat Membandingkan Tempat Wisata Anak di dan Sekitar Ubud

Gunakan bagian ini untuk melihat pilihan yang paling mudah, pilihan yang perlu perhatian, dan pilihan yang lebih cocok untuk anak besar.

Paling mudah untuk keluarga

Bali Zoo

  • Cocok untuk: balita, anak 5 sampai 10 tahun, keluarga multi-generasi.
  • Perlu diperhatikan: lokasi berada di sekitar Gianyar, bukan pusat Ubud.
  • Durasi realistis: 2 sampai 3 jam.

Bali Bird Park

  • Cocok untuk: balita, anak 5 sampai 10 tahun, keluarga yang ingin aktivitas edukatif.
  • Perlu diperhatikan: cek jadwal pertunjukan agar anak tidak terlalu lama menunggu.
  • Durasi realistis: 1 sampai 2 jam.

Puri Ubud dan Pura Taman Saraswati

  • Cocok untuk: kunjungan budaya singkat di pusat Ubud.
  • Perlu diperhatikan: area bisa ramai, dan anak perlu memahami aturan tempat suci.
  • Durasi realistis: 20 sampai 45 menit.

Kemenuh Butterfly Park

  • Cocok untuk: balita dan anak usia sekolah.
  • Perlu diperhatikan: lebih cocok sebagai stop pendek, bukan tujuan utama seharian.
  • Durasi realistis: singkat sampai 1 jam.

Bagus, tetapi perlu perhatian

Ubud Monkey Forest

  • Cocok untuk: anak usia sekolah yang bisa mengikuti aturan dan remaja.
  • Perlu diperhatikan: makanan, topi, kacamata, ponsel, dan barang kecil.
  • Durasi realistis: 1 sampai 2 jam.

Campuhan Ridge Walk

  • Cocok untuk: anak yang kuat berjalan dan remaja.
  • Perlu diperhatikan: panas, tanjakan awal, dan stroller tidak selalu nyaman.
  • Durasi realistis: 45 menit sampai 1,5 jam.

Tegalalang Rice Terrace

  • Cocok untuk: anak usia sekolah dan remaja.
  • Perlu diperhatikan: jalur tidak rata, panas siang, tangga, dan area licin setelah hujan.
  • Durasi realistis: 1 sampai 2 jam.

Goa Gajah dan Tirta Empul

  • Cocok untuk: anak usia sekolah, remaja, dan keluarga yang tertarik budaya Bali.
  • Perlu diperhatikan: tangga, area basah, aturan pura, dan kesabaran anak.
  • Durasi realistis: 1 sampai 2 jam.

Lebih cocok untuk anak besar atau kunjungan setengah hari

Tegenungan Waterfall

  • Cocok untuk: anak besar dan remaja.
  • Perlu diperhatikan: tangga, permukaan basah, panas, dan tenaga untuk naik kembali.
  • Durasi realistis: 1 sampai 2 jam.

Mason Elephant Park

  • Cocok untuk: anak 5 sampai 10 tahun, remaja, dan keluarga multi-generasi.
  • Perlu diperhatikan: lokasi di Taro, jadi jangan diperlakukan sebagai stop cepat.
  • Durasi realistis: setengah hari.

Bali Safari and Marine Park

  • Cocok untuk: balita, anak usia sekolah, dan remaja.
  • Perlu diperhatikan: aktivitas besar di kawasan Gianyar, bukan tambahan singkat dari pusat Ubud.
  • Durasi realistis: setengah hari atau lebih.

Pilih Berdasarkan Usia dan Kondisi Keluarga

Setelah melihat gambaran cepat, gunakan bagian berikut untuk memilih tempat berdasarkan usia anak dan kondisi keluarga.

Balita

Anak melihat satwa di Bali Zoo untuk wisata keluarga di Ubud
Animal park terkelola cocok untuk anak kecil.

Untuk balita, pilih tempat dengan jalur mudah, durasi fleksibel, dan tidak terlalu banyak tangga.

Lebih cocok:

  • Bali Zoo.
  • Bali Bird Park.
  • Kemenuh Butterfly Park.
  • Puri Ubud.
  • Pura Taman Saraswati sebagai stop singkat.

Perlu hati-hati:

  • Hindari Ubud Monkey Forest jika anak suka berlari, membawa makanan, atau sulit mengikuti aturan.
  • Hindari Tegenungan Waterfall jika anak mudah lelah karena ada tangga dan area basah.
  • Jadikan Tegalalang Rice Terrace sebagai view stop saja jika membawa stroller.

Jika membawa anak kecil, Anda juga bisa membaca tips liburan ke Bali dengan balita untuk menyiapkan ritme perjalanan yang lebih nyaman.

Anak 5 Sampai 10 Tahun

Anak usia 5 sampai 10 tahun biasanya sudah lebih siap berjalan, tetapi tetap perlu ritme santai.

Lebih cocok:

  • Bali Zoo.
  • Bali Bird Park.
  • Campuhan Ridge Walk pada pagi hari.
  • Tegalalang Rice Terrace sebagai stop singkat.
  • Goa Gajah.
  • Puri Ubud dan Pura Taman Saraswati.

Perlu hati-hati:

  • Hindari aktivitas outdoor saat siang.
  • Jangan gabungkan terlalu banyak pura dalam satu hari.
  • Jangan tempatkan air terjun setelah anak sudah lelah.
  • Hindari spot foto yang membuat anak menunggu terlalu lama.

Remaja

Remaja biasanya lebih cocok dengan tempat yang punya pengalaman aktif, visual kuat, atau cerita budaya yang jelas.

Lebih cocok:

  • Ubud Monkey Forest.
  • Tegalalang Rice Terrace.
  • Tegenungan Waterfall.
  • Tirta Empul.
  • Campuhan Ridge Walk.

Perlu hati-hati:

  • Hindari stop yang terlalu singkat dan terasa untuk anak kecil.
  • Jelaskan tujuan kunjungan agar perjalanan tidak terasa hanya berpindah tempat.
  • Atur waktu outdoor agar tidak terlalu panas.

Keluarga Multi-Generasi

Jika bepergian bersama anak, orang tua, atau kakek-nenek, prioritaskan tempat dengan jalur lebih mudah dan durasi fleksibel.

Lebih cocok:

  • Bali Zoo.
  • Bali Bird Park.
  • Mason Elephant Park.
  • Puri Ubud.
  • Pura Taman Saraswati.
  • Campuhan Ridge Walk versi pendek.

Perlu hati-hati:

  • Hindari air terjun dengan banyak tangga.
  • Hindari jalur sawah yang curam atau licin.
  • Perhatikan area pura yang basah.
  • Batasi jalan kaki panjang saat siang.

Perbandingan Destinasi Ramah Anak di Ubud dan Sekitarnya

Jika sudah tahu kategori usia anak, bagian berikut membantu Anda membandingkan karakter tiap destinasi dengan lebih jelas.

Bali Zoo

Keluarga melihat satwa dari balik pembatas di area animal park
Pembatas membantu anak melihat satwa aman.

Bali Zoo berada di sekitar Gianyar dan cocok untuk keluarga yang ingin aktivitas satwa dengan alur kunjungan lebih terkelola. Dibandingkan sawah, air terjun, atau jalur trekking, tempat seperti ini biasanya lebih mudah untuk keluarga dengan anak kecil.

Catatan pembanding:

  • Lebih mudah untuk balita dibanding Monkey Forest.
  • Lebih terarah dibanding jalur alam seperti Campuhan atau Tegalalang.
  • Hitung waktu perjalanan karena lokasinya bukan di pusat Ubud.
  • Lihat alur aktivitas sebelum masuk agar waktu tunggu anak lebih mudah diatur.
  • Jika memakai stroller, cek akses terbaru sebelum datang.

Sebelum memilih Bali Zoo, cek info pengunjung Bali Zoo untuk jam, lokasi, peta area, fasilitas, dan aturan dasar.

Bali Bird Park

Keluarga di jalur Bali Bird Park untuk destinasi anak sekitar Ubud
Jalur terkelola cocok untuk keluarga.

Bali Bird Park cocok untuk anak yang senang melihat satwa berwarna, pertunjukan burung, dan aktivitas edukatif yang mudah dipahami. Tempat ini lebih ringan dibanding Bali Safari dan biasanya lebih mudah diatur untuk kunjungan pendek.

Catatan pembanding:

  • Lebih cocok untuk kunjungan 1 sampai 2 jam.
  • Lebih ringan dibanding animal park besar.
  • Lokasinya di sekitar Gianyar, bukan pusat Ubud.
  • Cek jadwal pertunjukan sebelum masuk.
  • Jangan gabungkan terlalu banyak tempat satwa dalam satu hari.

Jika memilih Bali Bird Park, cek jadwal harian Bali Bird Park agar anak tidak terlalu lama menunggu pertunjukan.

Ubud Monkey Forest

Monyet dekat tangga Ubud Monkey Forest untuk wisata anak yang perlu aturan
Monkey Forest perhatikan aturan satwa. Photo by Khamkeo.

Ubud Monkey Forest mudah dijangkau dari pusat Ubud, tetapi bukan pilihan paling mudah untuk semua keluarga. Tempat ini lebih cocok jika anak sudah bisa tenang, mengikuti arahan, dan tidak membawa makanan terbuka.

Catatan pembanding:

  • Lebih dekat dari pusat Ubud dibanding Bali Zoo atau Bali Bird Park.
  • Kurang ideal untuk balita yang suka berlari atau membawa makanan.
  • Simpan makanan, kacamata, topi, ponsel, dan barang kecil.
  • Jangan biarkan anak menyentuh, memberi makan, atau menggoda monyet.
  • Lebih cocok untuk anak usia sekolah dan remaja.

Untuk aturan pengunjung, titik masuk, dan catatan jalur keluarga, baca panduan Ubud Monkey Forest sebelum masuk.

Campuhan Ridge Walk

Pengunjung di jalur terbuka Campuhan Ridge Walk saat cuaca cerah
Jalur terbuka lebih nyaman saat pagi. Photo by Hanna Lazar.

Campuhan Ridge Walk cocok untuk keluarga yang ingin aktivitas jalan santai dekat Ubud. Tempat ini lebih cocok untuk pagi hari karena panas menjadi masalah utama untuk anak.

Catatan pembanding:

  • Lebih cocok untuk anak yang kuat berjalan.
  • Tidak sepraktis animal park untuk balita.
  • Tanjakan awal bisa terasa berat untuk anak kecil.
  • Stroller bisa merepotkan jika jalur ramai, sempit, atau tidak rata.
  • Sepakati titik balik agar anak tidak berjalan terlalu jauh.

Tegalalang Rice Terrace

Tegalalang Rice Terrace menarik untuk anak yang ingin melihat sawah bertingkat, tetapi jalurnya tidak selalu mudah. Untuk keluarga dengan anak kecil, tempat ini lebih aman sebagai view stop daripada jalan sawah panjang.

Catatan pembanding:

  • Lebih visual dibanding Puri Ubud atau Pura Taman Saraswati.
  • Lebih menantang dibanding animal park atau stop budaya pusat Ubud.
  • Jalur bisa tidak rata, curam, berlumpur, atau licin setelah hujan.
  • Stroller biasanya tidak ideal.
  • Panas siang dan antrean spot foto bisa membuat anak cepat lelah.

Untuk detail lokasi, waktu kunjungan, dan cara mengatur kunjungan singkat, baca panduan Sawah Terasering Tegallalang Ubud.

Tegenungan Waterfall

Tegenungan Waterfall menarik untuk anak besar dan remaja, tetapi perlu tenaga lebih. Pertimbangan utamanya bukan hanya turun ke air terjun, tetapi juga naik kembali.

Catatan pembanding:

  • Lebih cocok untuk anak besar dibanding balita.
  • Tidak ideal untuk stroller.
  • Ada tangga turun dan naik kembali.
  • Permukaan bisa basah dan licin.
  • Hindari jika anak sudah lelah setelah aktivitas pagi.

Puri Ubud dan Pura Taman Saraswati

Puri Ubud dan Pura Taman Saraswati cocok sebagai stop budaya singkat di pusat Ubud. Keduanya lebih masuk akal untuk keluarga jika kunjungan dibuat pendek.

Catatan pembanding:

  • Lebih ringan dibanding Goa Gajah atau Tirta Empul.
  • Cocok untuk balita, anak usia sekolah, remaja, dan keluarga multi-generasi.
  • Jaga durasi sekitar 20 sampai 45 menit.
  • Area bisa ramai, terutama di pusat Ubud.
  • Ajarkan anak untuk menjaga suara dan sikap.
  • Akses pengunjung bisa berubah jika ada upacara atau kegiatan lokal.

Goa Gajah dan Tirta Empul

Goa Gajah dan Tirta Empul cocok untuk keluarga yang ingin mengenalkan budaya Bali secara lebih mendalam. Keduanya lebih nyaman untuk anak yang sudah bisa berjalan hati-hati dan memahami aturan tempat suci.

Catatan pembanding:

  • Goa Gajah lebih cocok untuk anak yang tertarik melihat gua, tetapi ada tangga dan jalur tidak rata.
  • Tirta Empul lebih cocok untuk anak besar atau remaja karena ada area basah dan kemungkinan antrean ritual.
  • Ritual penyucian di Tirta Empul bukan aktivitas bermain air.
  • Siapkan anak untuk mengikuti aturan pura dan menjaga sikap di area suci.
  • Jangan gabungkan terlalu banyak pura atau situs budaya dalam satu hari.

Mason Elephant Park

Mason Elephant Park berada di Taro dan lebih tepat diperlakukan sebagai kunjungan setengah hari. Tempat ini cocok untuk keluarga yang ingin pengalaman satwa terkelola dengan ritme lebih santai.

Catatan pembanding:

  • Lebih cocok sebagai tujuan utama, bukan stop tambahan.
  • Hitung waktu perjalanan dari hotel.
  • Cek aktivitas yang tersedia pada tanggal kunjungan.
  • Jangan menjanjikan aktivitas tertentu ke anak sebelum ketersediaan jelas.
  • Jangan gabungkan dengan terlalu banyak stop lain.

Jika Mason Elephant Park menjadi pilihan utama, maka cek halaman tiket Mason Elephant Park Ubud untuk detail kunjungan dan pilihan paket.

Bali Safari and Marine Park

Bali Safari and Marine Park berada di kawasan Gianyar, bukan di pusat Ubud. Pilih tempat ini jika keluarga ingin satu aktivitas satwa besar, bukan banyak stop kecil dalam satu hari.

Catatan pembanding:

  • Lebih cocok untuk setengah hari atau lebih.
  • Jangan jadikan tambahan setelah tur Ubud yang padat.
  • Susun kunjungan mengikuti jadwal show agar anak tidak terlalu lama menunggu.
  • Siapkan jeda makan dan toilet.
  • Kurang ideal jika keluarga hanya punya waktu singkat di Ubud.

Jika Bali Safari masuk pilihan utama keluarga, baca panduan liburan keluarga ke Bali Safari untuk melihat aktivitas anak, fasilitas, dan durasi ideal.

Kemenuh Butterfly Park

Anak-anak di area hijau Kemenuh Butterfly Park
Stop alam ringan untuk anak kecil.

Kemenuh Butterfly Park cocok sebagai stop alam yang ringan untuk anak kecil. Tempat ini tidak sekuat animal park besar sebagai tujuan utama, tetapi bisa berguna sebagai jeda yang lebih tenang.

Catatan pembanding:

  • Cocok untuk balita dan anak usia sekolah.
  • Lebih ringan dibanding Bali Zoo, Bali Bird Park, atau Bali Safari.
  • Gunakan sebagai stop pendek, bukan tujuan utama seharian.
  • Tetap awasi anak agar tidak menyentuh kupu-kupu sembarangan.
  • Pengalaman bisa berbeda saat hujan.

Kombinasi Tempat yang Masuk Akal untuk Keluarga

Bagian ini bukan itinerary Ubud lengkap. Gunakan hanya sebagai contoh ritme sederhana agar keluarga tidak memilih terlalu banyak tempat dalam satu hari.

Satwa dan Edukasi

Contoh tempat:

  • Bali Zoo.
  • Bali Bird Park.
  • Bali Safari.
  • Mason Elephant Park.

Catatan ritme:

  • Pilih satu animal park utama dalam satu hari.
  • Jangan gabungkan Bali Zoo, Bali Bird Park, dan Bali Safari dalam satu rute.
  • Sisakan waktu untuk makan, toilet, dan perjalanan pulang.

Ubud Pusat yang Ringan

Contoh tempat:

  • Puri Ubud.
  • Pura Taman Saraswati.

Catatan ritme:

  • Cocok untuk balita dan keluarga multi-generasi.
  • Jaga durasi tetap pendek.
  • Hindari jam terlalu ramai jika membawa anak kecil.

Sawah dan Budaya Pendek

Contoh tempat:

  • Tegalalang Rice Terrace.
  • Goa Gajah atau Tirta Empul.

Catatan ritme:

  • Cocok untuk anak usia sekolah dan remaja.
  • Jangan pilih semua dalam satu hari.
  • Hindari jalur sawah panjang saat siang.

Alam Ringan

Contoh tempat:

  • Campuhan Ridge Walk.
  • Tegenungan Waterfall untuk anak besar yang siap dengan tangga.

Catatan ritme:

  • Mulai pagi.
  • Jangan lanjut ke air terjun jika anak sudah lelah.
  • Utamakan rute pendek jika cuaca panas atau hujan.

Checklist Cepat Sebelum Memilih Tempat

Sebelum menentukan rute, gunakan checklist singkat ini untuk menyaring pilihan yang paling masuk akal.

  • Jika membawa balita, pilih satu tempat utama dan satu stop singkat.
  • Jika membawa stroller, utamakan animal park atau stop pusat Ubud yang lebih ringan.
  • Jika anak belum bisa mengikuti aturan satwa, hindari Monkey Forest.
  • Jika anak cepat lelah, hindari air terjun, jalur sawah panjang, dan terlalu banyak stop pura.
  • Jika keluarga ingin aktivitas satwa, pilih satu animal park utama dalam satu hari.
  • Jika ingin aktivitas outdoor seperti Campuhan, Tegalalang, atau Tegenungan, mulai pagi.
  • Jika bepergian dengan kakek-nenek atau lansia, pilih tempat dengan durasi pendek dan jalur lebih mudah.

Gunakan checklist ini untuk mempersempit pilihan sebelum menyusun rute keluarga di sekitar Ubud.

FAQ Tentang Destinasi Ramah Anak di dan Sekitar Ubud

Apakah semua tempat di artikel ini berada di pusat Ubud?

Tidak. Beberapa tempat berada di pusat Ubud, seperti Puri Ubud, Pura Taman Saraswati, Monkey Forest, dan Campuhan. Sedangkan tempat lain berada di sekitar Gianyar, Taro, Tampaksiring, atau area searah dari Ubud, seperti Bali Zoo, Bali Bird Park, Bali Safari, Mason Elephant Park, Tegenungan, dan Tirta Empul.

Kalau membawa balita, lebih baik pilih animal park atau tempat alam?

Animal park biasanya lebih mudah untuk balita karena alurnya lebih terkelola. Tempat alam seperti Tegalalang, Campuhan, atau Tegenungan lebih cocok jika anak sudah kuat berjalan dan keluarga siap menghadapi panas, tangga, atau jalur tidak rata.

Apakah aman menggabungkan animal park dan air terjun dalam satu hari?

Bisa, tetapi kurang ideal untuk keluarga dengan anak kecil. Animal park biasanya sudah memakan waktu dan energi. Jika ingin hari yang lebih nyaman, maka pilih satu tempat utama lalu tambahkan satu stop ringan yang searah.

Tempat mana yang sebaiknya dihindari jika anak cepat lelah?

Hindari tempat dengan tangga, jalur panjang, atau area basah seperti Tegenungan, Tegalalang jalur bawah, dan rangkaian pura yang terlalu banyak. Pilih Bali Zoo, Bali Bird Park, Puri Ubud, Pura Taman Saraswati, atau Kemenuh Butterfly Park sebagai opsi yang lebih ringan.

Bagikan ini:

  • Share on Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Share on WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Email a link to a friend(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Share on X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Share on Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram

Artikel Terkait

Tanggal Publish: Mei 23, 2026 | Penulis: Wayan Suadnyana Kategori: Destinasi
Previous Post:Bukit Campuhan sebagai tempat wisata gratis di Ubud untuk jalan kakiTempat Wisata Gratis dan Murah di Ubud

Tentang Wayan Suadnyana

Wayan Suadnyana, seorang penulis di Wira Tour Bali, adalah ahli pariwisata Bali dengan latar belakang pendidikan di Manajemen Pariwisata dari Sekolah Tinggi Pariwisata Bali (2001). Dikenal karena pengalaman lapangannya dan interaksi mendalam dengan komunitas lokal, Wayan menyajikan cerita autentik tentang Bali dalam karya-karyanya. Sebagai pecinta alam dan petualangan, ia menikmati kegiatan seperti arung jeram, water sports, dan bersepeda lintas alam. Dengan pengetahuan lokal yang luas dan dedikasi untuk pariwisata Bali, Wayan adalah sumber informasi yang dapat diandalkan bagi wisatawan yang ingin menjelajahi pulau ini.

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Telephone & Email

  • Email: [email protected]
  • Phone: +62812 3615 8243
  • Phone: +62822 4714 8222
  • Phone: +6236 6558 1096 (Telephone Kantor)

Alamat & Jam Buka

  • Wira Water Sport (Wira Tour Bali)
  • Jam Buka Kantor: Senin – Minggu Dari 8:00 am – 9:00 pm
  • Alamat Kantor: Jl. Raya Sampalan No.45, Sampalan Tengah, Kec. Dawan, Kabupaten Klungkung, Bali 80761

Informasi Penting

  • Tentang kami
  • Kontak
  • Ketentuan

Copyright © 2026 · Water Sport by Wira Tour Bali · All Rights Reserved

Manage by Wira Tour Bali – License NIB-9120007512702/KLBI 79121 & 79111

Kami menggunakan cookie analitik untuk meningkatkan kualitas situs. Pilih “Terima” untuk mengizinkan, atau “Tolak” untuk tetap menggunakan situs tanpa analitik.