Pulau Nusa Lembongan, Bali, secara perlahan-lahan menjadi destinasi wisata favorit wisatawan Indonesia. Karena pulau Nusa Lembongan menawarkan tempat wisata alam yang masih alami dan bebas kemacetan. Bagi kamu yang ingin liburan ke Nusa Lembongan, di halaman ini saya akan menuliskan mengenai 8 aktivitas liburan di Nusa Lembongan favorit wisatawan Indonesia.
Daya Tarik Utama Pulau Nusa Lembongan

Pulau Nusa Lembongan lokasinya ada di tenggara Bali dan secara administratif masuk dalam wilayah Kabupaten Klungkung. Letaknya yang agak terpisah dari hiruk-pikuk Bali daratan ini justru jadi daya tarik utamanya. Bebas macet, suasana lebih tenang, tapi tetap punya pesona alam yang nggak kalah cantik.
Yang bikin banyak orang jatuh hati sama Nusa Lembongan itu ya pemandangannya: ada pantai pasir putih, hutan bakau yang rindang, sampai laut jernih yang cocok banget buat snorkeling atau diving. Walau pulaunya kecil, fasilitas wisatanya lengkap kok. Mulai dari hotel nyaman sampai restoran pinggir pantai dengan view laut.
Jadi, kalau kamu lagi rencanain liburan dari Bali ke Nusa Lembongan, daftar 8 aktivitas favorit wisatawan Indonesia yang saya tulis di halaman ini bisa banget jadi panduan awal buat susun itinerary-mu.
Bagaimana Cara ke Nusa Lembongan dari Pulau Bali?
Mencari kapal laut yang melayani penyeberangan ke Nusa Lembongan dari Bali sangat mudah. Karena di Pulau Bali ada banyak pelabuhan penyeberangan menuju ke Pulau Nusa Lembongan.
Bagi kamu yang menginap di kawasan tempat wisata Bali bagian selatan, seperti tempat wisata Kuta atau objek wisata Nusa Dua, maka pelabuhan terdekat ke Nusa Lembongan berada di Pantai Sanur dan Pelabuhan Serangan.
Baik dari Pelabuhan Serangan maupun dari Pantai Sanur tersedia kapal cepat yang berangkat beberapa kali sehari menuju Nusa Lembongan. Waktu tempuh penyeberangan dari Serangan dan Sanur ke Nusa Lembongan sekitar 40 menit.
Jika kamu ingin mencari tiket fast boat murah ke Nusa Lembongan, maka Pantai Sanur Bali adalah pilihannya. Namun, jika kamu ingin mencari kenyamanan dalam penyeberangan ke Nusa Lembongan, maka Pelabuhan Serangan adalah tempat yang tepat.
Untuk lebih detail, baca panduan lengkap fast boat ke Nusa Lembongan dari Bali.
8 Aktivitas Liburan di Nusa Lembongan Favorit Wisatawan Indonesia

Berikut ini adalah aktivitas liburan di Nusa Lembongan yang disukai wisatawan Indonesia. Mulai dari petualangan di darat dan aktivitas watersport di laut, hingga tempat foto yang Instagrammable.
Dengan kamu mengetahui aktivitas populer di Nusa Lembongan, maka kamu akan lebih mudah memilih aktivitas yang paling cocok dan menambahkannya ke dalam rencana liburan mu di Nusa Lembongan.
1. Foto di Jembatan Kuning (Yellow Bridge) – Aktivitas Liburan Gratis di Nusa Lembongan

Kalau kamu tanya, lokasi foto paling hits di Nusa Lembongan yang sering muncul di Instagram, saya bakal jawab: Yellow Bridge alias Jembatan Kuning.
Dulu sempat roboh di tahun 2016, tapi sekarang sudah dibangun lagi dan jadi makin ikonik. Sebagian orang bahkan suka nyebut ini “Jembatan Cinta”, walau nama resminya tetap Jembatan Kuning.
Pemandangan laut dari sini keren banget, apalagi kalau datang pas cuaca cerah. Warna kuning jembatannya kontras banget sama birunya laut, bikin hasil foto kamu auto standout.
Jembatan ini jadi penghubung utama antara Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Kalau kamu buka Instagram dan ketik “Nusa Lembongan”, hampir tiap hari pasti muncul foto-foto dari lokasi ini. Banyak yang foto sambil naik motor, jalan kaki, atau sekadar bergaya dengan latar laut dan jembatan.
Saya pribadi, sebagai orang Bali, selalu merasa takjub tiap kali lewat sini. Latar belakang lautnya, pepohonan hijau, dan bentuk jembatannya yang khas bikin suasana Yellow Bridge terasa beda banget. Karena itu, saya taruh Yellow Bridge di urutan pertama daftar aktivitas liburan favorit di Nusa Lembongan.
Cara Menuju Lokasi Yellow Bridge Nusa Lembongan
Kalau kamu sudah sampai di Mushroom Beach, kamu bisa lanjut sewa sepeda motor dengan harga sekitar Rp 75.000–100.000 per hari. Jarak dari pelabuhan ke Yellow Bridge nggak terlalu jauh, dan akses jalannya cukup mudah diikuti.
Selain pakai motor, kamu juga bisa sewa mobil lengkap dengan sopir lokal untuk keliling pulau, termasuk mampir ke Yellow Bridge.
Apakah ada biaya parkir atau tiket masuk untuk foto di Yellow Bridge Nusa Lembongan? Setahu saya, sampai saat ini tidak ada biaya parkir maupun tiket masuk untuk foto-foto di area jembatan ini.
Peta Lokasi Yellow Bridge Nusa Lembongan
2. Mencoba Aktivitas Snorkeling

Salah satu hal yang paling disukai wisatawan saat liburan ke Nusa Lembongan adalah keindahan lautnya yang masih jernih dan penuh kehidupan bawah air. Di banyak titik, kamu akan menemukan penawaran trip snorkeling, terutama ke spot populer seperti Mangrove Point atau The Wall.
Buat wisatawan Indonesia yang baru pertama kali snorkeling, dua spot ini biasanya jadi pilihan utama karena lautnya tenang dan aksesnya gampang. Airnya bening, ikan warna-warni banyak, dan arusnya nggak terlalu kencang, sehingga cocok buat pemula.
Kalau kamu ambil paket trip snorkeling dari Lembongan, beberapa operator kadang juga menyertakan kunjungan ke area sekitar Nusa Penida, seperti Manta Point atau Crystal Bay, tergantung kondisi laut dan musim. Jadi kamu bisa sekalian nikmatin spot yang lebih beragam, tapi tetap start dan finish-nya dari Lembongan.
Paket trip snorkeling gabungan kayak gini biasanya gampang ditemukan di banyak penginapan atau warung wisata lokal. Kamu tinggal pilih yang sesuai waktu dan budget, terus tinggal berangkat deh, simpel dan seru!
3. Menjelajahi Pulau Nusa Lembongan dengan Sepeda Motor
Bagi saya pribadi, cara terbaik untuk keliling Pulau Nusa Lembongan adalah menggunakan sepeda motor. Namun, kamu setidaknya harus sudah mahir mengendarai sepeda motor, karena jalan yang akan kamu lewati cukup bergelombang dan angin bisa sangat kencang. Dengan menggunakan sepeda motor, kamu bisa berkeliling Pulau Nusa Lembongan dengan lebih leluasa.
4. Mengunjungi Devil’s Tear – Aktivitas Liburan Populer di Nusa Lembongan

Banyak wisatawan Indonesia, terutama yang masih muda, menyukai liburan ke Devil’s Tear di Nusa Lembongan. Bagi saya pribadi, Devil’s Tear menawarkan pemandangan alam yang unik. Di objek wisata ini, kamu akan melihat tebing tinggi yang sangat terjal. Tebing tersebut kemudian diterjang ombak laut, sehingga menghasilkan semburan air laut yang menjulang tinggi.
Objek wisata Devil’s Tear ini mirip dengan water blow di Nusa Dua, Bali.
Di sini, kamu tidak hanya bisa melihat semburan air yang dramatis, tapi juga bisa melihat pelangi yang terbentuk di antara cipratan air laut. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah menjelang matahari terbenam, karena perpaduan sunset dan semburan air laut akan membuat foto kamu terlihat sangat indah.
Apakah ada biaya parkir dan tiket masuk ke lokasi Devil’s Tear Nusa Lembongan? Sampai saat ini, tidak ada biaya parkir motor maupun tiket masuk ke Devil’s Tear Nusa Lembongan.
Peta Lokasi Devil’s Tear Nusa Lembongan
5. Liburan ke Dream Beach – Lokasi Terbaik untuk Foto di Pantai
Pantai Dream Beach ini bisa dibilang salah satu pantai pasir putih paling terkenal di Nusa Lembongan. Kalau kamu tanya saya, tempat ini wajib banget masuk ke itinerary liburan kamu. Pasirnya halus, air lautnya jernih, dan suasananya masih terasa alami.
Ombaknya nggak terlalu kencang, jadi masih cukup aman buat main air ringan. Tapi yang paling saya suka dari Dream Beach justru adalah pemandangan dari atas tebing. Dari atas sini, kamu bisa lihat laut biru luas yang langsung nabrak tebing batu, apalagi kalau datang pas sore hari, cahaya mataharinya pas banget buat foto-foto yang kelihatan dramatis tapi tetap alami.
Nah, di atas tebing ini ada sebuah restoran bernama Cafe Pandan. Tempatnya punya infinity pool yang langsung menghadap ke laut. View-nya juara banget kalau kamu duduk santai sambil berenang di sana.
Biasanya, kalau kamu mau pakai kolam renangnya, kamu harus minimal pesan makanan atau minuman tertentu, atau membayar biaya tambahan sekitar Rp 75.000–100.000. Tapi ingat, harga dan aturan ini bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pengelola. Jadi lebih aman, langsung aja tanya ke staf sebelum berenang.
Kalau menurut saya pribadi, pemandangan dari Cafe Pandan ini worth it banget, apalagi kalau kamu cari spot santai yang nggak terlalu ramai tapi tetap Instagramable dari angle tinggi.
Peta Lokasi Dream Beach Lembongan
6. Liburan ke Pantai Jungut Batu – Salah Satu Spot Sunset Paling Populer

Pantai Jungut Batu adalah pantai dengan bentangan pasir paling panjang di Nusa Lembongan. Banyak wisatawan Indonesia yang senang nongkrong di sini karena suasananya terasa lokal banget, apalagi kalau datang menjelang sore hari.
Di bagian selatan pantai, kamu bisa lihat kapal cepat keluar-masuk pelabuhan, jadi area ini cukup ramai. Tapi kalau kamu jalan sedikit ke sisi utara, suasananya langsung berubah jadi lebih tenang. Di sana biasanya cuma ada beberapa perahu nelayan dan kapal trip snorkeling yang sedang bersandar, dan ini justru yang bikin vibe-nya lebih santai dan natural.
Soal berenang, memang sebagian area pinggir pantainya ada batu karang. Tapi kalau kamu jalan ke sisi yang lebih landai, apalagi pas air pasang, masih bisa kok main air ringan atau sekadar nyelup kaki. Tinggal pilih lokasi yang nyaman aja.
Yang paling khas dari Pantai Jungut Batu menurut saya adalah suasana sunset-nya. Apalagi di bagian utara, langitnya luas, lautnya terbuka, dan suasananya lebih tenang. Kamu bisa duduk santai di warung pinggir pantai sambil minum kelapa muda, dan momen matahari terbenam di sini terasa Bali-nya banget.
Peta Lokasi Pantai Jungut Batu
7. Mushroom Bay – Lokasi Terbaik untuk Berenang

Kalau kamu cari pantai pasir putih di Nusa Lembongan yang paling cocok buat berenang santai, menurut saya pribadi jawabannya adalah Mushroom Bay. Pantai ini memang sudah jadi favorit banyak wisatawan, terutama karena ombaknya tenang banget dan air lautnya jernih.
Warga lokal kadang juga menyebut pantai ini dengan nama Pantai Tanjung Sanghyang, walaupun nama yang paling umum digunakan, baik di peta digital maupun oleh wisatawan, tetap “Mushroom Bay”.
Warna air laut di sini gradasinya cantik, dari biru muda sampai hijau kebiruan, dan pasir pantainya bersih banget. Selain buat berenang, pantai ini juga cocok kalau kamu mau snorkeling ringan di dekat bibir pantai.
Tapi menurut saya, yang paling bikin nyaman adalah kondisi lautnya yang jarang ada ombak besar, jadi aman buat anak-anak atau buat kamu yang pengin nyantai di air tanpa ribet.
Biasanya ada beberapa perahu kayu nelayan yang berlabuh di sekitar sini, dan di sepanjang garis pantainya banyak warung atau tempat makan yang langsung menghadap laut.
Jadi, kalau kamu cuma pengin duduk santai sambil nikmatin makanan atau minuman dingin, suasananya tenang dan nyaman banget, cocok banget buat yang pengin leyeh-leyeh sambil lihat laut.
Peta Lokasi Pantai Mushroom Bay
8. Mengunjungi Mangrove Forest

Pantai Mangrove di Nusa Lembongan lokasinya ada di ujung timur pulau. Jalannya lumayan sepi, jadi lebih nyaman kalau ke sini naik sepeda motor. Begitu sampai, suasananya langsung beda, kamu bakal lihat deretan pohon bakau yang rimbun dan bikin adem. Tempat liburan ini cocok banget buat kamu yang pengin rehat sejenak dari suasana pantai yang lebih ramai.
Kadang, kalau langit lagi cerah dan cuaca mendukung, dari sini bisa kelihatan siluet Gunung Agung di kejauhan. Tapi memang nggak selalu terlihat, tergantung arah pandang dan kondisi cuaca. Jadi anggap aja bonus kalau kamu lagi hoki.
Biasanya di sekitar pantai, ada banyak warga lokal yang nawarin trip Mangrove Tour naik perahu kecil keliling hutan bakau. Harga terbarunya sekarang mulai dari Rp 150.000 – Rp 200.000 untuk 2 orang (per Juli 2025), tergantung operator dan musim kunjungan. Durasi perjalanannya sekitar 25–30 menit, menyusuri jalur air yang tenang dan penuh nuansa alami.
Buat saya pribadi, aktivitas ini cocok banget kalau kamu suka suasana tenang, tanpa keramaian, apalagi kalau berangkat pagi atau sore. Angin sepoi, suara air pelan, dan hijau-hijaunya pohon bikin pikiran jadi adem banget.
Peta Lokasi Mangrove Forest Lembongan
Kapan Waktu Terbaik Liburan ke Nusa Lembongan?
Saya pribadi paling suka liburan ke Nusa Lembongan pas musim kemarau, terutama di bulan April, Mei, atau September. Cuacanya cerah, lautnya tenang, dan suasananya nggak terlalu ramai, jadi enak banget buat snorkeling, berenang, atau sekadar santai di pantai tanpa harus rebutan spot.
Musim kemarau di Bali biasanya berlangsung dari April sampai Oktober, tapi bulan-bulan yang saya sebut tadi biasanya lebih sepi karena nggak bertepatan sama musim libur panjang.
Cek prakiraan cuaca dan kondisi laut terbaru Nusa Lembongan (via BMKG) sebelum berangkat, biar itinerary kamu lebih pas dan nyaman.
Kalau Masih Punya Waktu Lebih
Banyak juga wisatawan yang setelah puas keliling Lembongan, lanjut explore Nusa Ceningan atau Nusa Penida karena lokasinya berdekatan. Tapi di halaman ini, kita fokus dulu ke aktivitas favorit di Nusa Lembongan, yang pastinya sudah cukup seru untuk liburan singkat.


Pakai Apa Kalau Mau Rafting di Ayung? Ini Panduan Lengkapnya
Tinggalkan Balasan